MediaKeberagaman.com, Solo. Kasus kekerasan berbasis agama sering kali menimpa kelompok minoritas di Negara ini. Temuan-temuan kasus lapangan semakin mempertegas bahwa negara tidak hanya absen di dalam perlindungan hak-hak kebebasan beragama, melainkan juga secara aktif melakukan tindakan pelanggaran kebebasan beragama. Aktivitas negara melanggar kebebasan beragama tersebut dilakukan dalam bentuk tindakan aktif (by commission) dan pembiaran (by omission). Berdasarkan data media di lapangan yang ditemukan oleh COMMITMENT terdapat kasus kekerasan berbasis agama yang terjadi di kota solo, pada tahun 2006 (terjadi 5 kasus), 2007 (terjadi 7 kasus), 2008 (terjadi 7 kasus), 2009 (terjadi 13 kasus) dan masih ada lagi kasus-kasus penutupan tempat ibadah, contohnya terjadi diwilayah Banyuanyar tahun 2010 (data diambil dari diskusi terbatas survivor oleh COMMITMENT). Sedangkan pihak pemerintah daerah seakan tidak pernah mengetahui kejadian – kejadian seperti ini.
Untuk mengkritisi peran dan kebijakan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan serta mendorong penegakkan mekanisme perlindungan kebebasan beragama dan berkeyakinan untuk kerukunan umat beragama, COMMITMENT akan mengadakan sharing dan diskusi bersama dengan tema “Menegakkan Jaminan Kebebasan Beragama & Berkeyakinan” yang akan dilaksanakan pada:
Hari / tanggal : Sabtu, 1 Mei l 2010
Waktu : 09.00 – 12.00 Wib
Tempat: Kantor PC NU Kota Surakarta Jl. Honggowongso No. 75, Surakarta
Narasumber : Pengurus Pusat Fatayat NU dan Is Haryanto, SH, M.Hum ( Dosen FH UNS)
Kita berharap pelaksanaan sharing dan diskusi bersama ini mampu sebagai wacana dan pemahaman kita semua dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dilingkungan kita semua.