MediaKeberagaman.Com-Sukoharjo. Usai melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sukoharjo, Drs HM. Toha, S.Sos, M.Si, pada hari Senin (24/8), pengurus Gereja Kristen Jawa (GKJ) Daleman, Baki, pada Selasa (25/8) mendatangi kantor Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) Kabupaten Sukoharjo, jalan Veteran no 29, Sukoharjo untuk melakukan dialog.
Namun rencana berdialog dengan pengurus FKUB Sukoharjo ternyata batal dilakukan. Alasan yang disampaikan pengurus FKUB adalah ketidakhadiran Wakil Bupati Sukoharjo HM Toha yang sedang mengikuti pertemuan partai di Semarang, menjadi alasan kenapa pertemuan tidak jadi diselenggarakan.
Batalnya pertemuan tersebut disesalkan oleh Wakil Bupati yang menyatakan mestinya FKUB memfasilitasi persoalan GKJ Baki, dan bukan mempersulitnya. ”Saya kan sudah bertanya sama ketua FKUB Pak Suwaji, kapan FKUB mengadakan rapat?. Beliau menjawab Selasa. Nah kalau mau mengaadakan rapat, coba dibahas sampai sejauh mana perkembangan IMB GKJ Baki. Dan kalau rapat kemarin batal karena saya tidak datang, itu kan salah persepsi. Nanti saya telepon lagi ketua atau sekretaris FKUB-nya,” papar Toha saat diminta tanggapannya oleh MediaKeberagaman.Com.
Walau pertemuan dengan FKUB batal, namun tidak mengendorkan semangat pengurus GKJ Baki. Menurut Tri Joko, Rabu (26/8) pengurus GKJ Baki hendak menghadap Kepala Desa, Jetis, untuk menyampaikan surat ijin yang sudah dilengkapi persyaratan terbaru. ”Semoga masalah yang Kami hadapi segera menemukan titik terangnya”, ungkap Tri Joko menutup pembicaraan dengan MediaKeberagaman.Com*** (cecep-commitment)